Barcelona Tanpa Lionel Messi Laksana “Butiran Debu”

  • Bagikan
setelah lionel messi pergi barcelona
Barcelona laksana 'Butiran Debu " Seolah- olah menujunjukan langkah pasti menuju kehancuran /foto: istimewa

SULAWESI, INDOtayang.COM– Barcelona hilang keseimbangan dan didera keraguan sejak sang mega bintang Lionel Messi pergi dengan tiba-tiba, setelah sebelumnya meyakini sudah kembali nyaman dan siap bertahan.

Fakta terlihat saat Barcelona menelan kekalahan 0-3 kontra Bayern Munchen di Liga Champions Grup E, Rabu (15/9/2021) kemarin.

Blaugrana laksana “butiran debu” seolah-olah menunjukkan langkah pasti menuju kehancuran.

Fakta itu juga telah memberi kesan, bahwa Barselona tak akan mudah melewati begitu saja, ketergantungan pada Lionel Messi yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Aturan batas gaji

Aturan batas gaji yang membelenggu Barcelona benar-benar membuat mereka sudah mendapat hukuman sebelum kompetisi dimulai.

Mereka harus melepas Lionel Messi pergi dan bahkan terpaksa meminjamkan Antoine Griezmann demi mengurangi beban gaji.

Langkah Blaugrana di bursa transfer makin aneh usai mereka meminjam Luuk de Jong usai melepas Griezmann, sebagai tambahan amunisi di lini depan.

Setelah mengikhlaskan Messi pergi di saat sang megabintang ingin bertahan, derita Barcelona makin bertambah setelah mereka gagal menjual pemain-pemain yang ingin mereka buang.

Dari segi kualitas pemain, Barcelona sejatinya masih bisa berharap di musim ini.

Mereka masih punya gelandang muda macam Frenkie de Jong dan Pedri serta sejumlah pemain bintang macam ter Stegen, Gerard Pique, Sergio Busquets, Jordi Alba, dan Memphis Depay.

Pemain-pemain tersebut masih bisa menjadi harapan untuk membuat Blaugrana sebagai tim yang kompetitif.

Barcelona masih bisa punya asa untuk bersaing di La Liga.

Satu pemain lain yang bisa menjadi harapan adalah Ansu Fati. Ansu Fati diyakini bakal segera kembali ke lapangan usai cedera panjang.

Meski masih jauh dari level Messi saat muda, kehadiran Ansu Fati di lapangan bisa memberikan harapan bahwa masih ada masa depan yang cerah untuk Barcelona.

Barcelona bukan kalah karena tidak beruntung, Di laga lawan Bayern Munchen. Tapi benar-benar kalah telak, baik dari skor maupun permainan secara keseluruhan.

Munchen benar-benar telah menelanjangi kelemahan Blaugrana.

Bayern sama sekali tak gentar untuk memilih bertahan setelah mereka menggenggam keunggulan.

Munchen pulang dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di tangan, sedangkan Barcelona harus merenung dan memikirkan musim yang masih panjang.(Yan)

Sumber: cnnindonesia.com

  • Bagikan