Misteri Batu Melayang Terbelah Sempurna di Arab Saudi Belum Terungkap

  • Bagikan
keajaiban batu melayang al naslaa terbelah sempurna di arab saudi
Keajaiban Batu, Ahli geologi belum dapat mengungkap misteri batu Tayma Oasis di Arab Saudi. Batu yang unik dan aneh berusia 4.000 tahun terbelah sempurna/ Istimewa

SULAWESI,INDOtayang.COM- Ahli geologi belum dapat mengungkap misteri  batu melayang Al Naslaa di Tayma Oasis Arab Saudi. Batu yang unik dan aneh berusia 4.000 tahun terbelah sempurna di tengah seperti menggunakan sinar laser.

Unilad melansir formasi batuan Al Naslaa yang terkenal di dunia terdiri dari batu kecil yang menopang batu besar dua batu pasir besar. Tetapi yang benar-benar menarik perhatian orang adalah pemisahan yang sempurna antara dua batu besar, seperti sinar laser yang membelahnya.

Belahan yang nyaris sempurna membuat banyak spekulasi di Internet, ada beberapa berpendapat bahwa Al Naslaa adalah bukti bahwa peradaban kuno mungkin lebih maju.

Al Naslaa hanyalah salah satu dari banyak batu di Tayma Oasis yang memiliki penampilan unik. Tetapi ini hampir sempurna belahan yang membuatnya menonjol.

Para ahli geologi atau arkeolog dan sejarawan telah kebingungan karena menemukan formasi  misteri batu melayang (Al Naslaa). Karena tidak ada yang benar-benar dapat menjelaskan bagaimana tepatnya bisa terjadi.

Bentuk halus dari dua batu besar dan alas kecil bisa terjadi dengan elemen alami.  Akan tetapi pemisahan vertikal yang sempurna terlihat seperti buatan manusia.

Pendapat ahli geologi

Kebanyakan ahli geologi percaya bahwa divisi yang lancar memiliki penyebab alami – gerakan tektonik. Bumi hanya bergeser sedikit, tetapi cukup untuk menyebabkan batu menjadi dua.

Namun, ada arkeolog (ilmuwan) lain yang percaya bahwa belahan itu benar-benar merupakan patahan, karena bahan di sekitar patahan biasanya cenderung lebih lemah dan lebih mudah terkikis.

Ada orang yang percaya bahwa Al Nasla yang terbentuk dari beberapa material. Karena material di sekitar patahan biasanya cenderung lebih lemah dan lebih mudah terkikis.

Bahkan di Arab Saudi ada 1 batu apung mengangkat 11 sentimeter dari tanah setahun sekali pada bulan April selama 30 menit. Fenomena batu itu menjadi percakapan masyarakat karena asal usulnya yang tidak diketahui mengambang.

Namun, seseorang mengatakan bahwa batu-batu terbang adalah pijakan Nabi Muhammad ketika itu akan menjadi Mi’raj ke langit. Awalnya, batu itu ingin mengikuti Nabi Muhammad untuk terbang ke langit, tetapi nabi Muhammad melarangnya untuk ikut (Yan).

Sumber : Suara.com

  • Bagikan