Bos Inter Milan Menyebut Pemain Chelsea Romelu Lukaku Mata Duitan

  • Bagikan
bos inter milan beppe marotta menyebut pemain timnas belgia romelu lukaku mata duitan ketika dia pindah ke chelsea pada musim 2021/22 premier league
Striker Chelsea, Romelu Lukaku/Foto : Istimewa

SULAWESI.INDOtayang.COM,– Petinggi Inter Milan Beppe Marotta mengeluarkan pernyataan yang tentu tidak bakal enak didengar oleh Romelu Lukaku. Ini terkait kepindahan striker Timnas Belgia itu ke Chelsea di awal musim 2021/2022.

Setelah membawa Inter merebut gelar juara, Lukaku kita harapkan bisa bertahan. Namun, secara mengejutkan dia memilih menerima tawaran dari Chelsea dan membuat La Beneamata tak bisa berbuat banyak.

Kepergian Lukaku ini memantik rasa kecewa dari suporter. Banyak yang menganggap dia meninggalkan Inter karena tergiur tawaran gaji dari Chelsea yang jumlahnya besar.

Marotta kemudian seolah menegaskan hal ini. Dia menyebut, Lukaku pindah ke Chelsea karena ingin gajinya naik dua kali lipat. Inter tak mungkin memberi tawaran yang sama karena situasi finansial tak mendukung.

“Romelu Lukaku pergi agar bisa menggandakan gajinya. Di Italia, angka-angka seperti itu sudah tidak bisa ada,” kata Marotta, mengukutip dari Corriere della Sera.

Pengakuan Marotta, Inter butuh melakukan efisiensi untuk bisa keluar dari masalah finansial yang kita alami. Mereka tak bisa sembarangan mengeluarkan uang untuk seorang pemain.

“Hari ini, kami tidak dapat melakukan investasi penting. Saya tidak akan izinkan untuk mengontrak Lukaku seharga Rp1,1 triliun. Kami butuh investasi yang dipangkas dan lebih spesifik,” tuturnya.

Inter Untung Besar

Lukaku Saat Masih Berseragam Inter Milan/foto:istimewa

Selepas kepergian Lukaku, Inter memilih untuk mendatangkan Edin Dzeko. Pemain yang kontraknya sudah habis bersama AS Roma.

Transfer tersebut secara finansial menguntungkan bagi Inter. Karena sebelumnya mereka sudah mendapatkan banyak uang dari penjualan Lukaku.

Bagi Marotta, secara permainan, Dzeko dan Lukaku tak berbeda jauh. Sehingga efisiensi yang kita inginkan oleh tim berjalan dengan sangat baik.

“Pemain Timnas Belgia itu kami jual seharga Rp1,8 triliun dan kami mendapatkan Dzeko secara gratis. Di lapangan, tidak ada banyak perbedaan,” ujar Beppe Marotta.

Sejak awal musim ini, Inter memang  harus terpaksa karena kondisi melakukan beberapa penjualan pemain. Karena mereka harus memangkas pengeluaran semaksimal mungkin agar dampak ke depan tidak buruk (Yan).

Sumber : viva.co.id

  • Bagikan