Elkan Baggott Balas Surat PSSI Usai Disebut Tolak Bela Timnas

  • Bagikan
elkan baggott
Elkan Baggott akhirnya buka suara terkait polemik yang terjadi. Pemain 18 tahun tersebut sebelumnya diklaim ogah memperkuat Timnas Indonesia/ Foto : Istimewa

SULAWESI, INDOtayang.COM,– Elkan Baggott akhirnya buka suara terkait polemik yang terjadi dalam beberapa hari ini. Pemain 18 tahun tersebut sebelumnya diklaim ogah memperkuat Timnas Indonesia lagi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Elkan Baggott sejatinya kita panggil ketika Timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan di Dubai, Uni Emirat Arab untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada Mei 2021 kemarin.

Namun Iriawan, Menyebut pemain Ipswich Town itu  menolak untuk bergabung dengan skuad Garuda, dengan berbagai alasan, ahkan hingga TC untuk kualifikasi Piala Asia U-23 di Tajikistan.

Padahal, menjelang Piala Dunia U-20 2021 yang pada akhirnya batal, Baggott mengejar PSSI agar bisa masuk dalam skuad.

Hal tersebut membuat pecinta sepakbola Tanah Air meradang. Mereka menyampaikan kritik ke sosial media Baggott, bahkan sampai ke instagram Ipswich Town. Masifnya kritik yang datang, membuat Baggott pun menutup kolom komentarnya.

Klarifikasi Elkan Baggott

Kini, Baggott akhirnya buka suara terkait polemik yang ada. Dia menjelaskan semua alasan mengapa menolak panggilan Timnas Indonesia, melalui sebuah surat resmi kepada PSSI.

Elkan menyatakan, tak ada sedikitpun niat hatiku bermaksud untuk menolak membela Indonesia. Yang ia takutkan adalah larangan dari klub karena situasi COVID-19.

“Saya menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya karena tidak menghadiri pemusatan latihan di Dubai,” tulis Baggott.

“Alasannya adalah saat itu pemerintah Inggris dan klub menyarankan supaya saya tidak pergi, karena situasi COVID-19 di Dubai sangat buruk. Jika tetap berangkat, saya akan mendapatkan risiko.”

Ya, Pemerintah Inggris memang memasukkan UAE ke dalam daftar pengawasan ketat penerbangan sejak pertengah Januari 2021, karena menganggap pandemi COVID-19 di salah satu negara jazirah Arab itu sangat tinggi, sehingga masuk ke dalam daftar zona merah.

Dampak dari kebijakan itu, setiap warga negara Inggris maupun asing yang datang dari Dubai, termasuk yang melakukan transit, harus menjalani karantina selama sepuluh hari pada tempat penginapan yang telah  pemerintah tentukan dengan biaya pribadi.

Kini, Baggott pun menegaskan siap untuk membela Timnas Indonesia. “Sekarang saya bersyukur karena situasi COVID-19 di Inggris dan Indonesia lebih baik setelah banyak yang melakukan vaksinasi,” ucapnya.

“Sekarang saya siap membela timnas, dan mengerahkan kemampuan saya untuk membantu timnas. Saya berharap Anda bisa memaklumi alasan saya,” tegasnya (Yan).

 

Sumber : Viva.co.id

  • Bagikan