Dampak Positif Olahraga Panjat Tebing Bagi Kesehatan Tubuh Kita

  • Bagikan
panjat tebing
Dampak Positif dari olahraga panjat tebing baik untuk tubuh tidak perlu diragukan lagi. Tak hanya untuk kesehatan fisik juga untuk mental/ Foto : istimewa

SULAWESI, INDOtayang.COM — Dampak Positif dari olahraga panjat tebing untuk kesehatan tubuh tidak perlu diragukan lagi. Tak hanya baik untuk kesehatan fisik, olahraga yang dikenal menantang dan memicu adrenalin ini juga baik untuk kesehatan mental. Namun, pastikan Anda berhati-hati saat melakukannya.

Olahraga panjat tebing umumnya dilakukan pada alam terbuka yang dipenuhi oleh tebing-tebing tinggi. Namun, Anda juga bisa melakukan olahraga menantang ini untuk menguji mental di dalam ruangan yang memiliki fasilitas dinding tebing buatan (indoor wall climbing).

Panjat tebing terkenalnya sebagai aktivitas yang bisa membakar banyak kalori. Bahkan, olahraga kesehatan ini dipercaya dapat membakar kalori dua kali lebih banyak daripada mendaki gunung.

Dampak Postif Panjang Tebing

Banyak otot yang bekerja ketika Anda melakukan panjat tebing, baik otot tubuh bagian atas maupun bawah, termasuk punggung, perut, bahu, lengan, dan tungkai. Bahkan, jari-jari Anda pun ikut terlatih saat memanjat tebing.

Jika kita lakukan secara teratur, panjat tebing dapat meningkatkan kelenturan dan kelincahan tubuh serta memperkuat otot tubuh dan kesehatan mental. Selain itu, panjat tebing juga memiliki beragam manfaat lain, yaitu:

Meningkatkan konsentrasi dan fokus
Membangun rasa percaya diri
Mengatasi stres atau sebagai terapi depresi
Menurunkan berat badan
Menurunkan risiko terkena penyakit tertentu, seperti penyakit jantung
Memperbaiki kualitas tidur

Hal yang Harus memperhatikannya Sebelum Memulai Panjat Tebing
Jika Anda takut pada ketinggian, panjat tebing sebenarnya bukanlah aktivitas yang harus kita hindari. Agar rasa takut itu hilang, pastikan Anda memahami tata cara memanjat tebing dengan aman. Intensitas latihan yang sering akan meningkatkan rasa percaya diri dan membuat Anda lebih berani.

Panjat tebing

Panjat tebing merupakan jenis olahraga yang aman sekaligus berisiko, terutama jika melakukannya tebing sungguhan. Kemungkinan cedera memang akan lebih kecil bila panjat tebing di dalam ruangan, sebab standar keamanannya lebih memadai dan ada penjaga yang selalu mengawasi Anda dengan tali pengaman.

Namun, akan lebih baik bila Anda menguasai terlebih dahulu teknik panjat tebing dengan baik agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan, termasuk bagaimana cara memosisikan tangan dan kaki dengan benar. Anda bisa mulai mempelajari dan mendalami tekniknya di fasilitas indoor climbing.

Selain itu, ada beberapa tips yang bisa Anda perhatikan saat akan melakukan panjat tebing, yaitu:

1.Gunakan pakaian yang nyaman dan tidak ketat.
2.Lengkapi diri dengan alat-alat keselamatan, seperti harness atau sepatu khusus.
3.Lakukan pemanasan sebelum mulai memanjat.
4.Fokus dan pertahankan konsentrasi saat melakukan panjat tebing.
5.Berhenti sejenak ketika mulai merasa lelah atau membutuhkan waktu untuk istirahat.
6.Jangan memaksakan diri bila tidak kuat atau kesulitan meneruskan panjatan.
7.Pastikan Anda mempelajari sistem keselamatan dalam panjat tebing agar aktivitas yang kita lakukan tetap terasa menyenangkan.

Setelah mengetahui manfaat yang bisa kita peroleh dari olahraga panjat tebing, Anda mungkin terpikir untuk mencoba olahraga menantang ini. Namun, ingat bahwa panjat tebing bukanlah olahraga yang bisa semua orang lakukan.

Jika Anda memiliki penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol tinggi, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum melakukan panjat tebing. Begitu pula jika Anda memiliki gangguan pada lutut atau radang sendi.

Dengan mengenali kondisi tubuh, Anda bisa mendapatkan manfaat panjat tebing bagi anda tanpa menimbulkan risiko yang berbahaya. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter guna memastikan apakah kondisi tubuh Anda memungkinkan untuk melakukan olahraga panjat tebing.(Yan)

Sumber: alodokter

  • Bagikan